Perancangan Sistem Administrasi User Pada Jaringan Pln (Persero) Makassar

Perancangan Sistem Administrasi User  Pada Jaringan Pln (Persero) Makassar – Artikel Indonesia kali ini akan menshare skripsi teknik informatika dengan judul Perancangan Sistem Administrasi User  Pada Jaringan Pln (Persero) Makassar, semoga skripsi teknik informarika ini bermanfaat bagi kita semua.

Contoh Skripsi PAI

Skripsi PAI

Perancangan Sistem Administrasi User Pada Jaringan Pln (Persero) Makassar

BAB I

PENDAHULUAN

1.1    Latar Belakang Masalah

Sejalan dengan perkembangan arus globalisasi yang diiringi pula dengan perkembangan Teknologi Informasi (TI) pada dunia dewasa ini yang semakin pesat, dari sekian banyak kemajuan yang ada itu, salah satu diantaranya adalah perkembangan dibidang komputer. Seiring dengan perkembangannya dituntut adanya arus informasi yang diusahakan dapat disampaikan dengan cepat, tepat, akurat dan relevan.

Untuk menjawab tantangan tersebut penggunaan Sistem Komputerisasi pada suatu instansi/badan/perusahaan atau sekolah tinggi perlu dimaksimalkan dan diterapkan dapat membantu menyelesaikan masalah-masalah yang timbul dalam penyediaan informasi dan para pengambil keputusan.

STMIK Dipanegara merupakan sekolah tinggi yang berhubungan dengan komputerisasi dan informasi sudah sepantasnya memanfaatkan fasilitas Jaringan Komputer ini untuk kelancaran administrasinya. Sistem jaringan komputer pada STMIK Dipanegara belum sepenuhnya dimanfaatkan secara optimal. Hal ini dapat dilihat dari pengolahan data-data yang dilakukan secara konvensional atau manual, seperti sistem pendaftaran mahasiswa baru, pengisian KRS, penginputan kelas, sistem perpustakaan, sistem pembayaran, sistem penilaian dosen, dan sistem penerimaaan mahasiswa baru yang sebagian besar belum ditangani dengan maksimal.

Salah satu usaha peningkatan efektifitas kerja dalam hal ini dibutuhkan sebuah sistem yang berbasis jaringan dengan pengamanan dan data terpusat serta berbagi sumber daya. Metode “Sistem Tes Ujian Masuk” yang  berbasis jaringan komputer client/server, diharapkan akan mempermudah dalam proses peningkatan efesiensi dan efektifitas  secara tepat dan lebih optimal dalam mendapatkan kualitas STMIK yang  dapat bersaing dengan dunia luar.

Selama Penulis menjadi mahasiswa di Sekolah Tersebut, terdapat Lab Komputer yang kurang dimaksimalkan penggunaannya sedangkan setiap lab tersebut sudah dibuat suatu jaringan yang dapat menghubungkan komputer yang satu dengan yang lainnya dalam proses pemindahaan data (LAN), dan penulis juga melihat bahwa sistem yang diterapkan pada penerimaan mahasiswa baru juga masih manual yakni tidak menggunakan suatu sistem dalam pengetesan ujian masuk dengan menggunakan komputer, karena setiap calon mahasiswa baru yang akan menjadi mahasiswa STMIK minimal sudah harus mempunyai pengetahuan di Bidang komputer dan sudah tahu cara mengoperasikan komputer.

Sehingga dalam proses penentuan kelulusan calon maba tersebut memakan waktu yang lama dan dana yang lumayan. Karena setelah selesai ujian maka lembar jawaban tersebut akan dikumpulkan menjadi satu lalu setiap lembarnya dikoreksi dan hasilnya nantinya akan diumumkan. Maka dengan masalah tersebut maka penulis mengangkat skripsi yang berjudul : “ Perancangan Sistem Administrasi User  Pada Jaringan Pln (Persero) Makassar “

1.2    Pokok Permasalahan

Salah satu permasalahan yang dihadapi Sekolah Tinggi Manajemen dan Informatika Komputer STMIK Dipanegara Makassar adalah belum optimalnya pemanfaatan sarana komputer dalam sistem informasi penerimaan mahasiswa baru.

1.3    Batasan Masalah

Pada skripsi ini penyusun membahas tentang cara membuat suatu sistem tes ujian masuk yang berbasis multi user dengan menggunakan bahasa pemograman delphi 5.0 dalam suatu jaringan client/server untuk memberikan kemudahan bagi panitia pelaksana penerimaan mahasiswa baru dan kemudahan dalam proses akhir yaitu mengumumkan hasil kelulusan calon mahasiswa baru menjadi mahasiswa STMIK Dipanegara.

1.4    Tujuan Dan Manfaat Penyusunan

1.4.1        Tujuan Penyusunan

Sejalan dengan pokok permasalahan yang disebutkan diatas maka tujuan dari penelitian adalah sebagai berikut :

  1. Untuk membantu Panitia Penerimaan Mahasiswa baru di STMIK Dipanegara makassar dalam proses penentuan kelulusan untuk menjadi mahasiswa STMIK Dipanegara.
  2. Untuk memperoleh informasi atau laporan kelulusan dengan cepat dan akurat sehingga dapat meningkatkan efektifitas dan efisiensi kerja panitia tersebut.
  3. Guna mengoptimalkan penggunaan komputer sebagai sarana dalam mempercepat pekerjaan.
  4. Agar Kualitas lulusan STMIK Dipanegara Makassar dapat bersaing dengan universitas negeri, swasta dan sekolah tinggi lainnya dalam memperoleh pekerjaan.

1.4.2        Mamfaat Penyusunan

Adapun mamfaat dari penelitian ini adalah :

1.      Terhadap STMIK Dipanegara Makassar

  • Dengan adanya sistem tersebut dapat meningkat efektifitas dan efisiensi kerja pegawai STMIK Dipanegara Makassar.
  • Memudahkan pegawai dalam memperoleh informasi yang cepat dan akurat.
  • Dari hasil penulisan skripsi ini dapat dijadikan bahan acuan untuk pengembangan teknologi informasi sesuai kebutuhan pasar.

2.      Terhadap Mahasiswa STMIK Dipanegara Makassar

Sebagai bahan referensi bagi peneliti lain yang berminat pada bidang teknologi informasi serta memperkaya pengetahuan tentang bagaiman membuat suatu sistem berbasis multi user dengan Bahasa Pemograman Delphi 5.0 pada suatu instansi/badan/perusahaan atau sekolah tinggi lainnya.

1.5    Metode Penyusunan

1.5.1 Metode Pengumpulan data yang digunakan dalam menyususn skripsi ada dua cara yaitu :

  1. Penelitian yang dilakukan dengan peninjauan langsung selama penulis menjadi mahasiswa STMIK Dipanegara. Penelitian lapangan ini dilakukan melalui pengamatan (Observasi) dan wawancara (Interview) langsung untuk memperoleh data atau informasi yang sebenarnya.
  2. Penelitian Kepustakaan (Library Desearch)Yaitu penelitian yang dilakukan atas dasar studi literatur yakni dengan membaca, mempelajari dari buku-buku yang bersifat ilmiah dan buku catatan yang berkaitan dengan penelitian ini.

1.5.2  Jenis Data

  1. Data Primer yaitu data yang diperoleh melalui wawancara pengamatan langsung dengan beberapa staff dan pegawai STMIK Dipanegara Makassar.
  2. Data Sekunder yaitu data yang diperoleh dalam bentuk catatan, dokumen, literatul yang ada kaitannya dengan penulisan dan penyusunan skripsi.

1.5.3  Sistem Berjalan

Semenjak berdirinya STMIK Dipanegara Makassar Hingga sekarang ini penggunaan sistem tes ujian masuk mahasiswa baru masih menggunakan metode manual (penggunaan lembaran soal di kertas), sedangkan penggunaan komputer yang ada di beberapa Lab Komputer kurang dimaksimalkan.

Sistem yang digunakan dapat penulis jabarkan dalam beberapa tahap (Dalam hal ini hanya pada sistem ujian masuk calon mahasiswa baru  menjadi mahasiswa STMIK bukan pada proses penerimaan mahasiswa baru) yaitu:

a.       Tahap Seleksi

Tahap ini dimana calon mahasiswa baru harus menyelesaikan soal yang diberikan panitia dalam bentuk soal diatas kertas, lalu setelah selesai menyelesaikan soal tersebut maka langdung dikumpulkan pada panitia.

b.      Tahap Pemerikasaan berkas / jawaban

Pada Tahap ini, setelah jawaban-jawaban ini dikumpulkan maka lembaran tersebut langsung dikirimkan langung ke panitia / tim pemeriksa, melalui tim pemeriksa maka diadakannnya penghapusan identitas atau nomor ujiian dan digantikan dengan nnomor yang baru guna menghindari adanya sistem KKN pada pemerikasaan nantinya, selanjutnya lembaran tersebut lalu diperiksa. Hasilnya lalu di ketik di Ms. Word Atau Excel guna menyortir hasil dari yang tertinggi sampai terendah.

c.       Tahap Kelulusan

Dalam tahap ini hanya mengumumkan saja calon mahasiswa baru yang lulus ujian.

Dari hasil pengamatan penulis maka penulis dapat menyimpulkan bahwa dengan menggunakan sistem tersebut dan hasil wawancara dengan beberapa staf dan pegawai STMIK proses tersebut memakan waktu minimal tiga (3) hari atau mungkin saja lebih.

1.6    Sistematika Penulisan

BAB I         Pendahuluan, berisi

1.1 Latar belakang permasalahan

1.2 Pokok permasalahan

1.3 Batasan masalah

1.4 Tujuan dan mamfaat penyusunan

1.5 Jenis data

1.6 Sistem berjalan

1.7 Sistematika penulisan.

BAB II        Tujuan Pustaka

                   Berisikan mengenai uraian kerangka berpikir , landasan teori yang mendukung penelitian ini.

BAB III      Permasalahan Dan Pemecahan Masalah

Berisikan tentang perancangan sistem secara umum, perancangan sistem secara terinci dan Outputnya.

BAB IV      Menjelaskan mengenai implementasi sistem serta hasil akhir dari pengujian sistem tersebut.

BAB V        Kesimpulan dan Saran

BAB II

LANDASAN TEORI

Pada bab ini akan dijelaskan tentang bagaimana teori  yang berkaitan dengan sistem yang akan dirancang dalam mempermudah proses kerja yang dilakukan, sehingga langkah-langkah yang diambil untuk menyelesaikan suatu rancangan sistem dan perangkat yang lebih terarah.

2.1 Kerangka Berpikir

Kerangka pikir yang penulis terapkan adalah membagi setiap permasalahan menjadi teori-teori dasar yang terinci, mudah dipahami dan dipelajari, sehingga proses penulisannya secara keseluruhan dapat dimengerti. Pembahasan dilakukan secara terstruktur dari setiap permasalahan, yakni dengan menjelaskan secara terstruktur sehingga secara keseluruhan akan lebih mudah dalam pembuatan sistem.

STMIK Dipanegara Makassar yang merupakan Sekolah Tinggi yang berbasis informasi teknologi, maka sudah seharusnya memanfaatkan sistem jaringan  untuk sistem tes ujian masuknya. Dengan memanfaatkan sistem jaringan dalam bentuk  client & server maka akan memberikan sistem informasi dengan hasil yang maksimal, efisien, dan akurat.

Salah satu sistem yang berjalan selama ini adalah proses pengujiaan atau pengetesan calon mahasiswa baru yang masih bersifat manual yakni dengan menggunakan sistem ujian menggunakan kertas soal dan lembaran jawaban. Namun dengan adanya sistem tes ujian masuk yang berbasis multi user yang diterapkan pada jaringan client/server, akan mempermudah pekerjaan panitia pelaksana dalam hal ini panitia penerimaan mahasiswa baru dalam hal sistem ujian yang akan diterapkan dan hasil yang dihasilkan akan lebih akurat dan cepat. Hal ini menjadi problema bagi penulis khususnya, karena Sekolah Tinggi yang seharusnya sudah mengaplikasikan seluruh sistem yang ada didalamnya dengan sistem komputerisasi, namun fenomena yang terjadi masih menggunakan sistem konvensional.

2.2 Pengertian Dasar Tentang Jaringan Kompter, Perancangan, Sistem dan Informasi

A. Jaringan Komputer

Jaringan  komputer sangat berkaitan erat dengan komunikasi data, yaitu pertukaran informasi atau pertukaran data antara satu komputer dengan yang lain dengan tujuan tertentu, yakni pertukaran informasi, pengunaan sumber daya secara bersama-sama dan lain sebagainya. Dari sekilas gambaran di atas, jaringan komputer dapat dijabarkan lebih luas lagi yaitu hubungan antara dua komputer atau lebih  dengan menggunakan interface pendukung seperti NIC (Network Interface Card), saluran transmisi, router, repeater, modem, hub, satelit, dan perangkat pendukung lainnya. Dengan sistem jaringan, maka komputer yang terhubung, dapat melakukan proses pertukaran data/informasi atau sharing information, proses pemakaian bersama sumber daya/sarana  yang ada atau sharing resource, yang  dapat mendukung tingkat efektifitas dan efisiensi kinerja manusia.

Pemanfaatan jaringan client & server merupakan salah satu solusi terhadap  permasalahan bagi STMIK Dipanegara. Dengan adanya jaringan tersebut maka akan dapat meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya bagi sekolah tinggi.

B. Perancangan

Perancangan sistem dilakukan setelah analisis yang kemudian akan menghasilkan keluaran yang berupa kebutuhan yang diperlukan oleh sistem, inilah ruang akan dijadikan dasar oleh seseorang untuk merancang suatu sistem.

Menurut George M. Scott berpendapat bahwa Perancangan sistem adalah bagaiman suatu sistem akan menyelesaikan apa yang mesti diselesaikan, tahap ini menyangkut mengkonfigurasi dari komponen-komponen perangkat lunak dan perangkat keras dari suatu sistem sehingga setelah instalasi sistem akan benar-benar meneruskan rancang bangun yang telah ditetapkan pada akhir tahap analisis.

Menurut Robert J. Verzello / John Reuter III dalam buku Jogiyanto (1999) mangatakan bahwa perancangan sistem adalah tahap setelah analisis dari siklus pengembangan sistem adalah pendefinisian dari kebutuhan-kebutuhan fungsional dab persiapan untuk rancang bangun implementasi, menggambarkan bagaimana suatu sistem dibentuk.

Dalam perancangan suatu sistem (program) ada empat (4) tahap yang harus ditempuh dalam mengetahui daur hidup sistem yaitu :

Tahap Investigasi (Penyelidikan)

Tujuannya adalah untuk melihat dan mengevaluasi permintaan suatu pengembangan suatu sistem itu benar atau tidak.

Pada tahap ini kegiatan yang dapat dilaksanakan adalah :

a.Studi Awal, yaitu memahami kebutuhan pemakai serta melihat dan mengevaluasi pengembangan sistem.

b.Studi Kelayakan, yaitu menentukan ruang lingkup, perkiraan, biaya dan sumber daya lainnya guna mendukung sistem yang sedang dirancang.

Tahap Analisis

Tujuannya adalah :

  • Memberi pelayanan informasi kepada pimpinan dalam melaksanakan proyek sistem.
  • Membantu para pengambil keputusan guna mendapatkan bahan perbandingan sebagai tolak ukur terhadap hasil yang telah dicapai.
  • Mengevaluasi bentuk sistem lama, baik proses pengolahan data, maupun pembuatan laporan.
  • Merumuskan tujuan yang ingin dicapai seta menyusun rencana pembangunan sistem dan langkah penerapannya.

Tahap Perancangan

Tujuan adalah untuk memenuhi kebutuhan pemakai sistem mengenai gambaran yang jelas rancangan sistem yang akan  dibuat serta implementasinya.

Pada tahap ini kegiatan yang dilakukan adalah :

  • Membuat rancangan sistem dan spesifikasi sistem
  • Membuat program
  • Pelatihan pemakaian sistem
  • Merencanakan konfigurasi sistem.

Tahap Implementasi

Tahap ini bertujuan untuk melakukan uji coba pada perangkat keras dan sebagai sarana penolahan data dan penyajian informasi.

Sedangkan Tujuan dari Perancangan Sistem ada dua  yaitu :

a.       Untuk memenuhi kebutuhan kepada pemakai (user) sistem.

b.      Untuk memberikan gambaran yang jelas dan rancang bangun yang lengkap kepada programmer yang terlibat dalam design sistem.

Untuk mencapai tujuan tersebut, maka sasaran yang harus dicapai adalah :

  • Perancangan sistem harus efisien dan efektif mendukung pengolahan pelaporan dan keputusan yangakan dilakukan oleh manajemen.
  • Perancangan sistem harus berguna, mudah dipahami dan digunakan. Metode-metode mudah diterapkan dan informasi mudah dihasilkan serta dipahami kegunaannya.

C. Pengertian Sistem

Pengertian sistem secara umum adalah kumpulan unsur-unsur atau elemen-elemen yang saling berintegrasi untuk melaksanakan suatu kegiatan guna mencapai suatu sasaran tertentu.

D. Input, Proses dan Output

¨      Input

Dimana pada tahap ini, ,pemrograman menuliskan perintah-perintah untuk memasukkan data yang akan diproses dengan suatu prosedur

¨      Proses

Pada Tahap ini,  pemrograman menuliskan proses-proses pengolahan data, baik berupa rumus matematika, statistik, maupun logika dan lain-lain.

¨      Output

Pada tahap ini, pemrograman menuliskan perintah-perintah untuk menghasilkan hasil pengolahan data dalam bentuk format tertentu seperti tabelm grafik dan lain-lain.

E. Pengertian Informasi

Informasi secara umum adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya, pendapat ini menurut Jogiyanto HM (1999). Sedangkan Data sendiri didefinisikan sebagai kelompok simbol-simbol yang mewakili kuantitas, tindakan, benda dan lain-lain.

F. Pengertian Sistem Informasi

Secara umum Sistem Informasi dapat didefinisikan sebagai suatu sistem dalam organisasi yang bersifat manejerial mendukung mendukung kegiatan strategi organisasi serta menyediakan informasi bagi manajemen dalam pengambilan keputusan.

G. Basis Data

Dalam suatu sistem informasi, basis data merupakan salah satu komponen yang sangat penting oleh karena itu berfungsi sebagia penyedia informasi bagai pemakainya. Penerapan basis data dalam sistem informasi disebut dengan Database sistem. Sistem basis data ini adalah suatu sistem yang mengintegrasikan kumpulan dari data yang saling berhubungan satu sama lainnya untuk beberapa aplikasi yang bermacam-macam didalam suatu organisasi. Atau dengan kata lain Database adalah kumpulan dari sekelompok informasi yang diorganisasikan dengan beberapa cara logik dan saling berhubungan. Contohnya seperti : kamus, buku telepon, daftar surat, data mahasiswa dan sebagainya.

Pemanfaatan database dilakukan untuk memenuhi sejumlah tujuan (objektif) seperti:

–          Kecepatan dan kemudahan dalam memperoleh informasi (speed)

–          Efesiensi ruang penyimpanan (space)

–          Keakuratan informasi (Accuracy)

–          Ketersediaan (Availability)

–          Kelengkapan (Completeness)

–          Keamanan data dan informasi (security)

–          Kebersamaan Pemakaian database atau informasi (sharebility)

2.3    Konsep Dasar Jaringan Komputer, Database dan Bahasa Pemograman Delphi 5.0

2.3.1 Konsep Dasar Jaringan

Jaringan komputer dibuat dengan berbagai alasan seperti untuk menghemat biaya perangkat keras karena proses pemakaian bersama sumber daya/sarana  yang ada atau sharing resource yang mendukung tingkat efektifitas dan efisiensi kinerja manusia, bekerja sama atau berhubungan dengan pihak lain secara lebih efisien, pertukaran informasi/data atau  sharing information satu komputer dengan komputer dengan komputer lain dengan mengunakan aturan tertentu.

Bentuk jaringan komputer (topologi) terdiri dari : topologi start, topologi ring, topologi tree, dan topologi bus. Pemilihan topologi tergantung dari sarana transmisi, jarak, kecepatan, ruang dan jumlah workstation.

Jaringan komputer terdiri atas beberapa bentuk, tergantung dari jarak, kebutuhan, serta sarana transmisi, yakni : peer to peer, LAN (Local Area Network), MAN (Metopolitan Area Network), WAN (Wide Area Network) atau internet.

Sistem operasi yang digunakan seperti Windows, Linux, Unix, Novell, FreeBSD, NT, dan sebagainya yang berbasis jaringan. Masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan tergantung dari tujuan pemakainya.

Dengan adanya protocol maka komputer dapat berkomunikasi satu dengan yang lainnya. Protokol yang standard sekarang ini yang secara internasional untuk jaringan komputer adalah TCP/IP.

Agar masing-masing komputer dapat diketahui alamatnya maka setiap komputer yang terhubung diberikan IP address  yakni alamat yang diberikan dan peralatan jaringan yang mengunakan  protocol TCP/IP. IP address terdiri atas 32 bit angka biner yang dapat dituliskan sebagai empat angka desimal yang dipisahkan oleh tanda titik seperti 192.116.101.001

Jaringan Client & Server merupakan sistem jaringan yaitu jaringan yang salah satu PC-nya menjadi server serta PC yang lainnya menjadi Client. Serta segala aplikasi yang ada pada komputer server dapat digunakan oleh client.  Penulis menggunakan sistem operasi Windows XP Profesional sebagai server, dan Ms Windows 98 sebagai client

Sistem operasi Windows XP Profesional berfungsi seperti file server, print server, Internet server, multimedia server, application server,  configuration and management.

2.3.2 Konsep Dasar Data Base

Database atau basis data terdiri dari dua kata yaitu basis yang dapat diartikan sebagai markas atau gudang, tempat bersarang atau berkumpul, sedangkan data adalah representasi fakta dunia nyata yang mewakili suatu objek seperti manusia (pegawai, siswa, pelanggan),  peristiwa, konsep, keadaan, dan sebagainya, yang direkam dalam, bentuk angka, huruf, simbol, teks, gambar, bunyi, atau kombinasinya. Jadi basis data berarti himpunan kelompok data (arsip) yang saling berhubungan yang diorganisasikan sedemikian rupa dan tanpa pengulangan (redundancy) yang tidak perlu agar kelak dapat dimanfaatkan kembali dengan cepat dan mudah.

Berdasarkan gambar 2.4 maka database merupakan kumpulan dari databases, files atau tables yang berisi informasi-informasi tertentu yang diorganisasikan  dengan cara tertentu yang mempunyai atribut-atribut.

Penggunaan database mempunyai peranan yang besar dalam sistem pengolahan data., dengan tujuan kecepatan dan kemudahan dalam memperoleh informasi, efesiensi ruang penyimpanan, keakuratan informasi, ketersediaan, kelengkapan, keamanan data dan informasi,  kebersamaan pemakaian database atau informasi.

Database Relasional

Sebuah database relasional mengandung satu atau lebih tabel. Dalam terminologi database  setiap tabel mengandung baris dan kolom, yang disebut record dan field. Setiap record yang dimasukkan  akan mengisi sebuah baris dalam tabel. Setiap item data dalam sebuah record akan disimpan dalam sebuah field. Dua atau lebih tabel dapat dihubungkan jika mempunyai field yang sama dan field tersebut adalah sebuah kunci dalam sebuah tabel.

Dengan menggunakan kapasitas dari tabel yang berbeda, dapat membuat tabel yang lebih sederhana dan kecil, dimana setiap tabel berisi sebuah kumpulan data istimewa. Fasilitas ini membuat tabel pada database dapat di-update dan diubah-ubah sesuai dengan keperluan sehingga lebih sederhana dan efisiensi.

Kunci dan Indeks

Kunci (key) adalah satu atau gabungan dari beberapa atribut yang dapat membedakan semua baris data  dalam tabel secara unik (unique). Artinya, jika suatu atribut yang akan dijadikan sebagai kunci, maka tidak boleh ada dua atau lebih baris data dengan nilai yang sama  untuk atribut tersebut. Field yang lainya dalam sebuah tabel disebut atribut deskriptif yakni yang isi field-nya bisa sama dengan field lainnya dalam setiap baris dalam tabel.

Untuk dapat mengurutkan data secara ascending  atau descending maka digunakan indeks yakni dengan memakai kunci utama (primary key) atau kunci gabungan (composit key).

Untuk dapat menghubungkan tabel dengan mendefenisikan sebuah relationship dari field tabel yang satu dengan field tabel yang lain dengan menggunakan kunci tabel. Field ini harus mempunyai indeks. Sebuah indeks adalah sebuah field, dimana database menggunakannya untuk menjaga track lokasi record dalam sebuah tabel. Contoh database yang biasa digunakan Microsoft SQL, Oracle, Paradox, Ms. Access, Dbase, dan sebagainya.

Pada Penulisan ini, penulis memilih database dengan menggunakan Ms SQL Server 7.0.  Database dengan Ms SQL Server 7.0   ini didesain untuk Database yang mudah dipelajari oleh pemula maupun oleh  para programmer yang khususnya mendalami bahasa pemprograman borland delphi 5.0 untuk membuat database yang lebih kompleks dan besar.

2.3.3 Konsep Dasar Bahasa Pemograman Borland Delphi 5.0

Bahasa pemograman Delphi 5.0 merupakan aplikasi database berbasisi windows, Delphi merupaka perangkat lunak yang dikembangkan oleh Borland dan Delphi 5.0, Kelebihan Delphi antara lain mempunyai kemampuan untuk menggunakan bahasa SQL yang merupakan bahasa query yang andal. Mengapa penulis menggunakan Delphi dibangdingkan dengan perogram aplikasi lainnya  Ada dua tipe jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan diatas, yaitu jawaban yang panjang dan jawaban yang singkat. Jawaban Singkat adalah produktivitas, karena dengan memakai delphi akan mempermudah dalam membangun aplikasi berbasis windows. Bagi sebahagian orang jawaban tersebut masih belum memuaskan, oleh sebab itu dibutuhkan jawaban yang panjang. Produktivitas dari pengembangan perangkat lunak dibagi atas lima atribut penting, yaitu :

a.        Kualitas dari lingkungan pengembangan visual

b.        Kecepatan compiler bahasa pemrograman diibandingkan dengan kompleksitasnya

c.        Fleksibilitas dari arsitektur

d.       Pola design dan pemakaian yang diwujudkan oleh frameworknya.

Perancangan Sistem Administrasi User Pada Jaringan Pln (Persero) Makassar | Admin | 4.5