Perangkat Organisasi Koperasi

Perangkat Organisasi Koperasi – Setelah kita belajar bersama tentang Modal Koperasi, kali ini admin Artikelind.com akan membagikan kembali tentang Perangkat Organisasi Koperasi. Di sini akan dibagikan bagaimana Perangkat Organisasi Koperasi, yaitu rapat anggota, pengurus, pengawas dan manajer

Bagaimanakah organisasi koperasi tersebut dijalankan? Untuk menjalankan usaha dengan baik sebuah koperasi harus memiliki perangkat organisasi koperasi yang mampu mendukung kegiatannya. Menurut UU No. 25 tahun 1992 perangkat organisasi koperasi, terdiri atas

a. Rapat Anggota,

b. Pengurus,

c. Badan Pengawas,

d. Manajer.

Masing-masing perangkat organisasi koperasi tersebut mempunyai hak dan kewajiban. Apabila digambarkan dalam struktur organisasi akan tampak jelas, bagaimana hak dan kewajiban masing-masing. Perhatikan struktur organisasi koperasi berikut ini!

Perangkat Organisasi Koperasi

Struktur organisasi koperasi

a. Rapat Anggota

Apakah fungsi rapat anggota? Siapakah anggotanya? Dalam koperasi, Rapat Anggota memegang kekuasaan tertinggi. Oleh karena itu, Rapat Anggota harus dilaksanakan paling sedikit sekali dalam setahun dan dihadiri minimal setengah ditambah satu dari jumlah anggota. Apa saja hak dan kewajiban Rapat Anggota?

Rapat Anggota berkewajiban terhadap berikut ini:

  • anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, menerima dan mengu bahnya;
  • kebijakan umum di bidang organisasi dan usaha koperasi;
  • pemilihan, pengangkatan serta pemberhentian pengurus dan pengawas;
  • penetapan rencana kerja dan RAPB koperasi serta pengesahan laporan keuangan;
  • pengesahan pertanggungjawaban pelaksanaan fungsi pengurus;
  • penggabungan, peleburan, pembagian, dan pembubaran koperasi;
  • menentukan pembagian SHU/sisa hasil usaha;
  • membahas masalah-masalah yang timbul dalam rapat.

b. Pengurus

Setiap badan usaha, termasuk koperasi memerlukan manajer guna menjalankan perusahaannya. Pada materi Bab III telah dijelaskan mengenai fungsi manajemen dalam pengelolaan badan usaha. Bagaimana dengan koperasi? Siapakah yang menjalankan aktivitas manajemen koperasi? Aktivitas manajemen koperasi dilaksanakan oleh pengurus.

Pengurus menunjuk atau mengangkat manajer untuk menjalankan tugasnya. Manajer bertanggung jawab kepada pengurus. Pengurus bertanggung jawab kepada rapat anggota atas pendelegasian garis besar usaha koperasi.

Keberhasilan sebuah koperasi pada hakikatnya tergantung kepada kemampuan pengurusnya dalam mengelola koperasi. Mengapa? Karena kegiatan koperasi di tangan pengurus. Kapankah masa jabatan pengurus berakhir? Apa sajakah tugas dan wewenangnya?

1) Syarat dan masa jabatan pengurus

  • Dipilih dari dan oleh anggota koperasi melalui Rapat Anggota
  • Pelaksanaan hasil keputusan Rapat Anggota.
  • Untuk pertama kali, susunan dan nama anggota pengurus dicantumkan dalam akta pendirian.
  • Masa jabatan pengurus paling lama 5 tahun.
  • Persyaratan untuk dapat dipilih dan diangkat menjadi anggota pengurus ditetapkan dalam anggaran dasar.

2) Tugas pengurus

  • Mengelola usaha koperasi.
  • Mengajukan rancangan kerja dan anggaran pendapatan belanja koperasi.
  • Menyelenggarakan Rapat Anggota.
  • Mengajukan laporan keuangan dan pertanggungjawaban pelaksanaan tugas
  • Menyelenggarakan pembukuan keuangan dan inventaris.
  • Memelihara daftar buku anggota dan pengurus.

3) Wewenang pengurus

  • Mewakili koperasi di dalam atau di luar pengadilan
  • Memutuskan menerima atau menolak anggota baru serta pemberhentian anggota
  • Melakukan tindakan dan upaya bagi kepentingan dan kemanfaatan koperasi

c. Badan Pengawas

Dalam menjalankan tugasnya, pengurus dikontrol oleh badan pengawas. Badan pengawas dipilih dari dan oleh anggota koperasi dalam Rapat Anggota. Badan pengawas bertugas untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap jalannya usaha koperasi. Badan pengawas bertanggung jawab pada Rapat Anggota apakah ia telah berhasil menjalankan tugasnya. Mengapa? Jika terdapat penyimpangan terhadap kinerja koperasi maka badan pengawas juga turut bertanggung jawab, artinya perlu tindakan korektif atas kinerja badan pengawas ini.

1) Tugas pengawas

  • Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan dan pengelolaan koperasi.
  • Membuat laporan tertulis tentang hasil pengawasan.
  • Memberikan bimbingan kepada pengurus dan karyawan ke arah keahlian dan keterampilan.
  • Menilai hasil kerja sama dan rencana yang telah ditetapkan.
  • Mencegah terjadinya penyelewengan.

2) Hal-hal yang perlu diperiksa oleh pengawas

  • Uraian tentang keadaan keuangan.
  • Analisis tentang kekayaan dan cara-cara penggunaannya.
  • Masalah perkreditan dan penggunaannya.
  • Kegiatan usaha, pendapatan, biaya operasional, dan sebagainya.
  • Meneliti tentang pelaksanaan operasional apakah sudah sesuai dengan anggaran rumah tangga dan ketentuan-ketentuan lain.

Dalam praktiknya, badan pengawas harus merahasiakan hasil pengawasannya terhadap pihak ketiga.

Baca :

Koperasi memerlukan perangkat yang tepat dalam menjalankan aktivitas badan usahanya. Karena itu perlu prinsip kehati-hatian dalam memilih perangkat yang tepat meskipun pemilihan perangkat dilakukan melalui Rapat Anggota. Apabila perangkat yang tepat, yaitu mempunyai sifat jujur, dan tekun dimiliki oleh koperasi maka koperasi dipastikan dapat berjalan dengan baik. Apa yang diperlukan selanjutnya agar koperasi dapat berjalan dengan baik dan terus berkembang seiring dengan perkembangan dunia usaha nasional maupun internasional? Setelah perangkat koperasi terbentuk maka koperasi siap dijalankan sesuai maksud dan tujuan awal koperasi itu didirikan. [Ai]

Perangkat Organisasi Koperasi | admin | 4.5