Pengertian Kalimat Transformasional dan Kalimat Inti

Kalimat Transformasional dan Kalimat Inti – Apa definisi kalimat inti ? Apa definisi kalimat transformasional ? dan apa perbedaan diantara keduanya? dalam artikel kita kali ini admin Artikelind.com akan berbagi tentang kalimat inti dan kalimat transformasional, disertai dengan contoh contohnya. Ok langsung saja kita simak bersama penjelasan lengkap Pengertian Kalimat Transformasional dan Kalimat Inti berikut ini.

Pengertian Kalimat Transformasional dan Kalimat Inti

Pengertian Kalimat Transformasional dan Kalimat Inti

 

Definisi Kalimat Inti dan Kalimat Transformasi

Kalimat inti adalah kalimat yang hanya terdiri atas dua unsur pusat, yaitu unsur subjek dan predikat, tanpa mengalami perluasan pada salah satu unsurnya.

Jika kalimat inti telah mengalami perubahan berupa susunan katanya atau intonasinya, kalimat tersebut tidak menjadi kalimat inti lagi, walaupun masih merupakan kalimat mayor. Kalimat tersebut menjadi kalimat transformasional. Perubahan dari kalimat inti menjadi kalimat transformasional dapat dilakukan dengan cara mengubah tata urut unsur unsur intinya, mengubah intonasi netralnya, atau memperluas kalimat inti tersebut. Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh kalimat di bawah ini!

Contoh Kalimat inti:

1. Pola S-P

  • Dian menangis
  • Ibnu bernyanyi
  • Presiden mengantuk
  • Rohingnya berkabung
  • Dila pergi
  • Intan belajar
  • Baju beterbangan
  • Orang kairo datang
  • Matahari terbit
  • Kertapati berangkat

2. Pola S-P-O

  • Karyawan Bank Mandiri menghadiri rapat tahunan
  • Sukmawati Sostronegoro memenangkan kejuaraan catur
  • Ibu memasak sayur lodeh kuah bakso
  • Ayah membaca garis tanganku
  • Sperma membuahi ovum
  • Fatih mendonorkan darah
  • Gigi mengunyah makanan
  • Ratih menyirami bunga
  • Asus mendapat penghargaan
  • Bos memarahi karyawannya

3. Pola S-P-Pel

  • Tangan Sutarmi tersayat golok
  • Ida menangis bahagia
  • Ridwan puasa sunah
  • Tulus berjualan Batu akik
  • Bendera Indonesia berwarna merah dan putih
  • Pahlawan berjiwa besar
  • Rubby bersemangat makan
  • Olga Salendra terpilih sebagai putra mahkota
  • Renu berwajah muram
  • Kakaknya berjualan kosmetik

Contoh Kalimat transformasional:

1)  Adanya penambahan jumlah kata tanpa penembahan jumlah inti (sekaligus merangkap selaku kalimat luas).

Contoh:

Diana tertawa terbahak-bahak tadi sore.

2) Adanya  penambahan jumlah inti merangkap sebagai kalimat luas.

Contoh:

Diana tertawa terbahak-bahak dan berguling-guling setelah menonton humor.

3) Adanya perubahan urutan kata/fungsi.

Contoh:

Tertawa dia.

4) Adanya perubahan intonasi.

Contoh

Reno tertawa?

Baca juga :

Demikianlah info singkat dari admin Artikelind.com tentang Pengertian Kalimat Transformasional dan Kalimat Inti, semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan dalam masalah pengetahuan Bahasa Indonesia. Amin…[Ai]

Pengertian Kalimat Transformasional dan Kalimat Inti | admin | 4.5