Jurnal Umum dan Jurnal Khusus

Jurnal Umum dan Jurnal Khusus – Pada perusahaan kecil, pencatatan transaksinya masih memungkinkan menggunakan satu macam buku harian, yaitu jurnal umum. Lain halnya dengan perusahaan dagang, transaksi yang terjadi dapat dicatat melalui buku harian, yaitu jurnal umum dan jurnal khusus. Bagaimana pencatatan transaksi pada perusahaan besar? Pada perusahaan besar, biasanya jumlah dan jenis transaksi yang terjadi cukup banyak sehingga apabila hanya menggunakan satu macam jurnal kurang praktis. Oleh karena itu, agar pencatatannya lebih mudah digunakan jurnal khusus (special journal).

Jurnal Umum

Jurnal Umum dan Jurnal Khusus

Tahukah Anda apa jurnal khusus itu?

Jurnal khusus yaitu jurnal yang digunakan untuk mencatat kelompok transaksi sejenis yang sering terjadi. Jurnal khusus bertujuan untuk mengurangi pekerjaan dalam memposting ke buku besar dan untuk menciptakan pengendalian intern perusahaan. Untuk lebih mengetahui kelebihan jurnal khusus dibanding jurnal umum, perhatikan uraian pada tabel berikut!

Perbedaan Jurnal Umum dan Jurnal Khusus

Jurnal Umum dan Jurnal Khusus

Setelah Anda mempelajari perbedaan jurnal umum dan jurnal khusus pada tabel di atas, dapatkah Anda ceritakan, apa manfaat jurnal khusus? Manfaat jurnal khusus adalah sebagai berikut.

  1. Terdapat spesialisasi kerja (pembagian kerja) menurut jenis jurnal yang telah ditentukan.
  2. Informasi keuangan yang disajikan lebih jelas karena ada pengelompokan data keuangan yang sejenis.
  3. Posting ke buku besar lebih mudah dilakukan karena dilakukan secara berkala dengan pengelompokan transaksi yang sejenis.
  4. Mudah diperiksa kembali secara berkala.

Ada berapa kelompokkah jurnal khusus itu? Jurnal khusus yang digunakan dalam perusahaan dagang dikelompokkan dalam berikut ini.

  • Jurnal penerimaan kas (cash receipts journal)
  • Jurnal pengeluaran kas (cash payments journal)
  • Jurnal penjualan (sales journal)
  • Jurnal pembelian (purchases journal)

1. Jurnal penerimaan kas (cash receipts journal)

Apakah jurnal penerimaan kas itu? Seluruh transaksi yang menyebabkan bertambahnya jumlah uang kas dicatat dalam jurnal penerimaan kas. Transaksi yang menambah jumlah uang kas, antara lain, transaksi penjualan tunai, potongan penjualan, penerimaan piutang dagang, dan penerimaan uang kas dari para pemilik sebagai setoran modal.

Baca : Materi Ekonomi SMA Kelas XII

2. Jurnal pengeluaran kas (cash payments journal)

Apa yang dimaksud dengan jurnal pengeluaran kas? Jurnal pengeluaran kas merupakan jurnal khusus yang digunakan untuk mencatat transaksi-transaksi yang menyebabkan berkurangnya kas perusahaan. Pengeluaran yang dicatat dalam jurnal pengeluaran kas, antara lain, pembelian secara tunai, pembayaran beban, pembayaran utang, pengambilan prive, dan pengeluaran-pengeluaran uang lainnya.

3. Jurnal penjualan (sales journal)

Sama halnya dengan jurnal pembelian, jurnal penjualan ini digunakan oleh perusahaan besar yang sering melakukan penjualan secara kredit. Jadi, jurnal penjualan adalah jurnal yang digunakan khusus untuk mencatat penjualan-penjualan barang dagangan secara kredit. Bentuk jurnal penjualan sangat sederhana, karena hanya memiliki satu kolom jumlah untuk mencatat penjualan dan piutang dagang.

4. Jurnal pembelian (purchases journal)

Pada perusahaan besar, biasanya transaksi pembelian secara kredit sering terjadi. Untuk memudahkan pencatatan, dipergunakan jurnal pembelian. Apakah jurnal pembelian itu? Jurnal pembelian, yaitu jurnal yang digunakan untuk mencatat seluruh transaksi pembelian, baik pembelian barang dagangan, maupun pembelian aktiva lainnya yang dilakukan secara kredit. [Ai]

Jurnal Umum dan Jurnal Khusus | admin | 4.5
Leave a Reply