Contoh Skripsi PAI Al-Bahru dalam Alquran

Contoh Skripsi PAI Al-Bahru dalam Alquran – Pada kesempatan ini admin artikelind.com akan berbagi informasi mengenai Contoh Skripsi PAI Al-Bahru dalam Alquran. Sebelumnya admin akan memberikan review Contoh Skripsi PAI Al-Bahru dalam Alquran berikut ini.

Berdasar dari keterangan-keterangan di atas, maka judul ini dimaksudkan sebagai wacana tentang masalah kelautan yang signifikansi pembahasannya berdasar pada ayat-ayat Alquran.

BAB I

PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang

Alquran adalah al-nur yang diwahyukan oleh Allah swt. kepada Nabi Muhammad saw, dengan perantaraan Malaikat Jibril, laksana samudera yang keajaibannya dan keunikannya tidak akan pernah sirna ditelan masa.[1] Ini disebabkan karena Alquran adalah sebuah kitab suci yang mempunyai metode yang jauh berbeda dengan kitab-kitab yang lain, baik dari segi penulisannya maupun pen-jelasannya. Hal ini dijelaskan oleh Allah swt. di dalam QS. al-Kahfi (18): 109 ;

قُلْ لَوْ كَانَ الْبَحْرُ مِدَادًا لِكَلِمَاتِ رَبِّي لَنَفِدَ الْبَحْرُ قَبْلَ أَنْ تَنْفَدَ كَلِمَاتُ رَبِّي وَلَوْ جِئْنَا بِمِثْلِهِ مَدَدًا (109)

Terjemahnya:

Katakanlah: “Kalau sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku, sungguh habislah lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula).[2]

Sehubungan dengan ayat di atas, Allah swt. juga menjelaskan dalam QS. Luqmân (31): 27 sebagai berikut :

وَلَوْ أَنَّمَا فِي الْأَرْضِ مِنْ شَجَرَةٍ أَقْلَامٌ وَالْبَحْرُ يَمُدُّهُ مِنْ بَعْدِهِ سَبْعَةُ أَبْحُرٍ مَا نَفِدَتْ كَلِمَاتُ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ(27)

Terjemahnya:

Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan laut (menjadi tinta), ditambahkan kepadanya tujuh laut (lagi) sesudah (kering) nya, niscaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) kalimat Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.[3]

Dari uraian kedua ayat di atas, nyatalah bahwa-sanya Alquran itu tidak mempunyai tandingan jika dibandingkan dengan kitab-kitab yang lain. Oleh karena itu, Alquran adalah penyempurna dari kitab-kitab terdahulu yang diturunkan oleh Allah sebagai pendoman umat Islam dan menjadi petunjuk yang benar terhadap kesalahan dan sinar bagi kegelapan.[4] Bagi orang-orang yang berfikir, yang perlu kita perhatikan bahwa Alquran memberikan bimbingan dan penjelasan yang berkenaan dengan suatu masalah, hal ini tidaklah dicukupkan dalam suatu ayat melainkan dijelaskan dalam surat dan ayat yang lain pula.[5]

Hal ini dapat kita lihat pada satu sentral yang menjadi pembahasan dalam skripsi ini adalah kata al-Bahr yang berarti laut. Kata ini, diulang hingga beberapa kali dari satu surat ke surat yang lain dan bahkan ada yang bersamaan suratnya akan tetapi ayatnya yang  berbeda, serta berlainan pula penjelasannya.

Pada hakekatnya masalah lautan akan tetap menjadi persoalan yang sangat penting, pada masa sekarang maupun masa yang akan datang. Alquran memperingatkan kepada kita bahwa lautan itu diciptakan oleh Allah berguna untuk manusia dan perlu diambil manfaatnya sebanyak mungkin.[6] Itulah sebabnya penulis merasa perlu mengangkat judul yang berkenaan dengan kata al-Bahr, dengan menitikberatkan kepada ayat-ayat Alquran yang menjadi acuan pada pembahasan selanjutnya. Di antara-nya: QS. al-Maidah (5): 96, QS. al-Thur (52): 6, QS. al-Rum (30): 41, QS. al-Isra’ (17): 66, 67, 70, QS. al-Nahl (16): 14, QS. al-A’raf (17): 138, 163, QS. al-Jatsiyah (45): 12 dan QS. Lukman (31): 27.[7]

Itu tadi sedikit review Contoh Skripsi PAI Al-Bahru dalam Alquran yang admin akan bagikan. Untuk mendonwload file lengkap dalam bentuk word silahkan klik di sini.

Baca :

Demikianalah Contoh Skripsi PAI Al-Bahru dalam Alquran dari admin artikelind.com, semoga bermanfaat. [Ai]

Contoh Skripsi PAI Al-Bahru dalam Alquran | admin | 4.5