Cara Mudah Ternak Burung Kacer

Cara Mudah Ternak Burung Kacer – Lama rasanya artikelind.com tidak pernah lakukan update ruting, soalnya Admin lagi sibuk he..he..he.. Kali ini Admin akan berbagi kepada para pembaca tentang Cara Mudah Ternak Burung Kacer. Disimka ya.. baik-baik penjelasannya…..

Cara Mudah Ternak Burung Kacer

Untuk Ternak Kacer ada beberapa hal yang perlu agan lakukan dan pahami, berikut ini hal-hal yang dimaksud.

Kandang Ternak Kacer

Yang anda butuh perhatikan dalam pembuatan kandang ternak, ukuranya kira-kira panjang 90 cm, lebar 90 cm dan tinggi 180 cm, kenapa harus ukurannya 90×90×180 ? alasannya:  ukuran tersebut sesuaikan dengan lebar strimin, tiap-tiap pembelian strimin memiliki lebar standar 90 cm.Cara Mudah Ternak Burung Kacer

Untuk rangka kandang menggunakan kayu balo, pemakaian kayu ini mengingat karakter kayu yang keras, insyaallah tahan pada serangan rayap serta cuaca serta harga nya relatif lebih murah daripada kayu jati.

Kriteria yang ideal untuk sesuatu cara berternak burung kacer adalah :

  • tumbuh-tumbuhan
  • kolam(dapat diakali dengan cawan dari tanah liat)
  • area makan serta minum
  • pangkringan
  • glodok sarang
  • tulang sotong

Indukan Burung Ternak Kacer

Mutu indukan kacer memiliki pengaruh pada mutu anakannya, oleh sebab itu, indukan kacer harus dipilih yang memiliki mutu bagus yang cirinya kurang lebih seperti berikut ini :

  • tidak cacat fisik
  • badan yang besar serta panjang
  • gesit, enerjik, serta sorotan mata tajam
  • sudah memasuki periode birahi ( kurang lebih diatas 10 bln. )
  • rajin berkicau

Penjodohan Ternak Kacer

Masukkan calon indukan jantan kedalam kandang penangkaran, selanjutnya masukkan calon indukan betina kedalam sangkar harian lalu tempel terus sangkar harian tersebut ke kandang penangkaran atau masukkan sangkar harian tersebut kedalam kandang penangkaran, lalu amati sampai ke-2 calon indukan terlihat akur, si jantan dapat berkicau terus-terusan serta ditanggapi oleh si betina yang hinggap di dasaran sangkar sambil ngleper-ngleper.

Jika ada sinyal tanda layaknya perihal tersebut,  baru si betina akan terlepas ke kandang penangkaran.

Periode Bertelur Kacer

Seusai indukan digabung tidak  lama lagi si betina dapat bertelur, umumnya burung kacer bertelur 2-3 butir, jangan lupa sediakan tulang sotong sepanjang sistem penjodohan karena tulang sotong sangat membantu dalam pembuatan cangkang telur agar kuat.

Pengeraman

Waktu yang dibutuhkan pengeraman burung kacer umumnya  14 hari, sejak telur yang pertama keluar.

Penetasan

Setelah burung kacer mengerami telurnya selama kurang lebih 14 hari, telur akan menetas.

Perhatian : untuk tahu apakah telur burung kacer telah menetas atau belum, sebaiknya lihat keadaan lingkungan kandang, adakah sisa cangkang telur yang dibuang atau tidak, untuk jaga-jaga sesudah usia pengeraman 10 hari, setiap pagi anda harus mengeceknya, andaikan ada sisa cangkang yang dibikin segera berikan makanan tambahan kroto fresh, serta jangkrik.

Meloloh

Pada saat meloloh, cukup berikan makanan seperti ( jangkrik, belalang, ulat, kroto ) setiap pagi, siang hari 10 ekor , serta 2 ekor saat sore hari, sampai si anak keluar dari glodok dan mau makan sendiri.

Pada umumnya anakan usia 3 minggu sudah bisa keluar glodok, usia 4 minggu anakan sudah belajar makan dengan langkah turut mematuk-matuk jangkrik yang didapatkan dari induknya, namun untuk dapat makan sendiri usia kurang lebih 5 minggu, anakan kacer usia 3 minggu sudah bisa keluar sarang

Menyapih Anak

Menyapih anak  saat si anak sudah bisa  makan sendiri atau saat si indukan sudah  mulai mematuki anak saat anak mendekat, itu tanda si indukan mau bertelur lagi.

Baca :

Sesudah itu, segera si anak disapih kedalam kurungan tersendiri, Untuk membiasakan si anak makan voor, setiap pagi serta sore diberi kroto yang digabung dengan voor halus. Untuk burung hasil penangkaran sangat gampang sekali membiasakan dengan voor.

Demikianlah penjelasan singkat tentang Cara Mudah Ternak Burung Kacer, semoga bermanfaat.[Ai]

Cara Mudah Ternak Burung Kacer | admin | 4.5