Apa Sih Hebatnya Tahun Baru?

Apa Sih Hebatnya Tahun Baru?Tahun Baru apa sih hebatnya? sampai membuat miliaran orang di muka bumi heboh.. karena tahun Baru. Pertanyaan yang sering terlintas di Benakku, tahun baru yang dinanti, dipersiapkan dengan berbagai acara, apa sih hebatnya? kok sampai begitu booming tiap tahun. Mulai dari pelosok desa sampai kota metro politan. Semua dibuat jadi tidak tenang karena tahun baru, apa karena gembira, senang, bahagia, sedih atau apalah. Saya juga tidak mengerti kenapa bisa terjadi hal seperti itu.

Tahun Baru

Tahun Baru

 

Manusia itu agak sedikit unik dibanding makhluk hidup yang lain, kadang manusia suka meniru hal-hal yang mereka lihat tanpa tahu apa maksudnya? kenapa bisa seperti itu? Halo…ini udah tahun berapa, pakai sedikit akal yang dikaruniakan Sang Khalik kepada kita manusia.

Pergantian tahun yang selalu dirayakan setiap tahunnya perlu kita pahami asal muasalnya agar nanti ketika kita ditanya kenapa dirayakan? apa maksudnya? apa sih hebatnya tahun baru? kita bisa menjawab sesuai dengan pemahaman kita dan pengetahuan kita. Kalau sejarah kalender masehi saja kita tidak tahu, gimana mau menjawabnya?

Tahun Baru pertama kali dirayakan pada tanggal 1 Januari 45 SM. Tidak lama setelah Julius Caesar dinobatkan sebagai kaisar Roma, ia memutuskan untuk mengganti penanggalan tradisional Romawi yang telah diciptakan sejak abad ketujuh SM. Dalam mendesain kalender baru ini, Julius Caesar dibantu oleh Sosigenes, seorang ahli astronomi dari Iskandariyah, yang menyarankan agar penanggalan baru itu dibuat dengan mengikuti revolusi matahari, sebagaimana yang dilakukan orang-orang Mesir.

Satu tahun dalam penanggalan baru itu dihitung sebanyak 365 seperempat hari dan Caesar menambahkan 67 hari pada tahun 45 SM sehingga tahun 46 SM dimulai pada 1 Januari. Caesar juga memerintahkan agar setiap empat tahun, satu hari ditambahkan kepada bulan Februari, yang secara teoritis bisa menghindari penyimpangan dalam kalender baru ini. Tidak lama sebelum Caesar terbunuh di tahun 44 SM, dia mengubah nama bulan Quintilis dengan namanya, yaitu Julius atau Juli. Kemudian, nama bulan Sextilis diganti dengan nama pengganti Julius Caesar, Kaisar Augustus, menjadi bulan Agustus.

Perayaan Tahun Baru

Saat ini, tahun baru 1 Januari telah dijadikan sebagai salah satu hari suci umat Kristen. Namun kenyataannya, tahun baru sudah lama menjadi tradisi sekuler yang menjadikannya sebagai hari libur umum nasional untuk semua warga Dunia.

Pada mulanya perayaan ini dirayakan baik oleh orang Yahudi yang dihitung sejak bulan baru pada akhir September. Selanjutnya menurut kalender Julianus, tahun Romawi dimulai pada tanggal 1 Januari. Paus Gregorius XIII mengubahnya menjadi 1 Januari pada tahun 1582 dan hingga kini seluruh dunia merayakannya pada tanggal tersebut.

Perayaan Tahun Baru Zaman Dulu

Seperti kita ketahu, tradisi perayaan tahun baru di beberapa negara terkait dengan ritual keagamaan atau kepercayaan mereka—yang tentu saja sangat bertentangan dengan Islam. Contohnya di Brazil. Pada tengah malam setiap tanggal 1 Januari, orang-orang Brazil berbondong-bondong menuju pantai dengan pakaian putih bersih. Mereka menaburkan bunga di laut, mengubur mangga, pepaya dan semangka di pasir pantai sebagai tanda penghormatan terhadap sang dewa Lemanja—Dewa laut yang terkenal dalam legenda negara Brazil.

Seperti halnya di Brazil, orang Romawi kuno pun saling memberikan hadiah potongan dahan pohon suci untuk merayakan pergantian tahun. Belakangan, mereka saling memberikan kacang atau koin lapis emas dengan gambar Janus, dewa pintu dan semua permulaan. Menurut sejarah, bulan Januari diambil dari nama dewa bermuka dua ini (satu muka menghadap ke depan dan yang satu lagi menghadap ke belakang).

Sedangkan menurut kepercayaan orang Jerman, jika mereka makan sisa hidangan pesta perayaan New Year’s Eve di tanggal 1 Januari, mereka percaya tidak akan kekurangan pangan selama setahun penuh. Bagi orang kristen yang mayoritas menghuni belahan benua Eropa, tahun baru masehi dikaitkan dengan kelahiran Yesus Kristus atau Isa al-Masih, sehingga agama Kristen sering disebut agama Masehi. Masa sebelum Yesus lahir pun disebut tahun Sebelum Masehi (SM) dan sesudah Yesus lahir disebut tahun Masehi.

Pada tanggal 1 Januari orang-orang Amerika mengunjungi sanak-saudara dan teman-teman atau nonton televisi: Parade Bunga Tournament of Roses sebelum lomba futbol Amerika Rose Bowl dilangsungkan di Kalifornia; atau Orange Bowl di Florida; Cotton Bowl di Texas; atau Sugar Bowl di Lousiana. Di Amerika Serikat, kebanyakan perayaan dilakukan malam sebelum tahun baru, pada tanggal 31 Desember, di mana orang-orang pergi ke pesta atau menonton program televisi dari Times Square di jantung kota New York, di mana banyak orang berkumpul. Pada saat lonceng tengah malam berbunyi, sirene dibunyikan, kembang api diledakkan dan orang-orang menerikkan “Selamat Tahun Baru” dan menyanyikan Auld Lang Syne.

Baca : Perayaan Tahun Baru di Mata Islam

Setiap orang punya cara berbeda untuk merayakan tahun baru, mungkin anda berada pada salah satu yang dipaparkan di atas terlepas dari agama apa yang anda anut.

Kalau saya ditanya, Apa Sih Hebatnya Tahun Baru? Bagi saya tahun adalah sesuatu yang luar biasa bukan karena tahun barunya tapi dengan siapa tahun baru saya lewati. Tahun Baru sungguh luar biasa karena saya bisa habiskan dengan keluarga tercinta, buat acara kecil-kecilan agar bisa kumpul dengan sanak saudara. Bukan itu saja tahun baru merupakan alarm dunia yang menyampaikan kepada saya betapa umur telah bertambah (Hakikinya berkurang), waktu yang telah dihabiskan untuk apa? dan waktu yang tersisa di dunia tinggal sedikit lagi dan saya harus mengingat semua apa yang telah saya lewati. Di mana saya harus perbaiki diri ke depan untuk jadi pribadi lebih baik untuk diri sendiri. Hidup di dunia hanya sementara, apakah diri sudah layak menegakkan kepala di depan Sang Khalik kelak di akhirat sana. Saya bukan pribadi yang baik, saya juga bukan ahli agama tapi saya ingin berusaha terus sampai hembusan nafas terakhir untuk jadi orang baik. Ketika menghadap-Nya bisa dalam keadaan Fitrah…Amin….

Selamat Tahun Baru….!! Manfaatkan waktu dengan bijak, agar kita tidak menyesal ketika ajal menjemput